Selasa, 26 Agustus 2008

3 magic word

Saya mengikuti sebuah seminar tentang Leadership namanya HOLISTIC LEARNING CENTRE dengan pengajar inspiratif JAKUB EZRA. Dia berkisah saat dia bersama temannya pergi ke luar negeri.

Sebut saja teman Jakub Ezra tadi Mr. A. Sampailah mereka di sebuah hotel, Mr. A ternyata membawa tas terlalu banyak, lebih celakanya lagi dompet dan pasport dia ada di tas dan Mr. A tidak tau di tas mana dia meletakkan dompetnya itu. Mr. A tidak kehilangan akal tetapi ia mempraktekan salah satu dari 3 magic word. Mr. A berkata kepada porter, "Bapak, saya mengucapkan terima kasih sekali karena bapak telah membawakan tas saya yang begitu banyak tadi dengan baik. Orang seperti bapak ini layak untuk di angkat sebagai pengawas." Porter tadi terdiam seribu bahasa, terlihat di kelopak matanya seperti tergenang air, lalu dia mengatakan,"Bapak, terima kasih atas karena selama 2 tahun saya bekerja di hotel ini baru kali saya merasa dihargai oleh tamu." Porter tadi berkata lagi,"Saya biasa menerima tips dari 2 dollar sampai 10 dollar tetapi apa yang baru saja bapak katakan serasa lebih dari itu semua, dan jika besuk bapak hendak pulang saya dengan senang hati akan membawakan semua tas yang bapak bawa."

Orang-orang disekitar kita membutuhkan "sentuhan hati". 3 magic word adalah sesuatu yang sangat sakti sehingga bisa menghancurkan hati yang begitu keras. Ketika saudara mengatakan thank you, sorry dan please itu akan membuat perbedaan. 3 magic word akan membawa suatu rekonsiliasi. Indonesia ini membutuhkan orang-orang yang rajin berkata 3 magic word, pernah saya mendengar di televisi ada satu hal aneh antara mantan presiden mereka semua tidak pernah berbicara satu sama lain. Saya hanya mengutip di televisi, apakah kebenarannya sahih atau tidak saya tidak tau. Lha kalau mantan pemimpin saja tidak mau saling berkomunikasi apa yang terjadi dengan orang yang di bawahnya. Apalagi mengucapkan 3 magic word, sungguh sangat berat.

Kita perlu menyampaikan 3 magic word kepada semua orang yang di sekitar kita untuk apa yang telah mereka perbuat kepada hidup kita. Baik orang itu berbuat baik atau buruk terhadap kita. Sebentar, mungkin anda berpikir apa tidak salah kalau orang tersebut berbuat baik itu bisa tapi kalau berbuat tidak baik atau buruk bagaimana? Benar, tidak salah.... Orang yang paling mengesalkan, menjengkelkan, membuat kita kecewa, sirik, memfitnah, menggosipkan dan sebagai adalah justru orang yang sedang memusatkan perhatiannya kepada anda. Mereka sebetulnya iri, atau mengagumi anda dalam hal-hal tertentu tetapi cara mengungkapkannya negatif. That's it. So?

Anda harus berubah, karena pada dasarnya anda tidak bisa mengubah seseorang, meski itu istri anda atau orang yang paling dekat dengan anda. Jika kita sudah merubah mindset kita, barulah kita bisa menggunakan 3 magic word. Selamat mempraktekkan. Merdeka.

0 komentar: