Rabu, 27 Agustus 2008

Waktu itu bernilai

Saya sadur dari sebuah buku yang memotivasi saya, namun saya edit bukan saya jiplak semuanya. Berikut ini adalah uraiannya.

Seandainya anda mendapatkan uang tiap hari sebesar US $86.400 (setara dengan 90 juta rupiah) yang harus dihabiskan tiap hari dengan tanpa sisa satu cent pun juga, karena sisa uang yang tak terpakai akan didelete/dibuang sehingga tidak bisa ditabung ataupun dibawa ke hari esok. Pasti anda akan manfaatkan uang itu sebaik mungkin. kalau tidak bisa kita pakai sendiri semuanya, pasti kita akan berikan untuk amal ataupun orang yang membutuhkannyal.

Tentu saja ini bukan khayalan seperti petir di siang bolong, mana mungkin sih ada orang yang mau memberikan uang sebanyak itu untuk dihambur-hamburkan tiap hari. ADA!. Tetapi bukan dalam bentuk US dollar melainkan dalam bentuk WAKTU - TIME. Tiap hari kita mendpaatkan 86.400 detik yang bisa digunakan dan manfaatkan, waktu yang tidak dimanfaatkan akan hilang sia-sia begitu saja karena tidak akan ada yang bisa dibawa ataupun ditabung untuk hari esok. Disamping itu anda pun tidak akan bisa mendpaatkan lebih daripada waktu yang telah dijatahkan untuk anda per hati.

Waktu tiap hari terus berjalan, tidak ada kekuasaan di dunia ini yang akan bisa menyetop jalannya waktu ataupun memutarbalikannya. Waktu yang diberikan harus digunakan untuk hidup hari ini dan saat ini juga, tidak untuk hari esok, maka dari itu gunakanlah waktu itu sebaik mungkin entah untuk memelihara kesehatan, mendapatkan kebahagiaan ataupun sukses di dalam kehidupan anda.

Oleh itu berikanlah makna di dalam kehidupan anda bukan hanya untuk diri anda sendiri saja melainkan juga untuk membahagiakan sesama manusia di dalam lingkungan kehidupan anda. Berikanlah waktu anda dengan digabung oleh rasa kasih sayang.

Untuk mengetahui nilainya waktu SATU TAHUN bertanyalah kepada mahasiswa yang tidak lulus ujian. Untuk mengetahui nilainya waktu SATU BULAN tanyakanlah kepada ibu yang melahirkan bayi secara premature. Untuk mengetahui nilainya waktu SATU MINGGU tanyalah kepada redaksi dan editor dari majalah mingguan. (tambahan : Untuk mengetahui nilainya waktu SATU HARI tanyakanlah kepada yang sedang mengantri untuk ambil sembako di kelurahan). Untuk mengetahui nilainya waktu SATU JAM tanyakanlah kepada seorang kekasih yang sedang menunggu kedatangan pacarnya. Untuk mengetahui nilai waktu SATU MENIT tanyakanlah kepada orang yang terlambat naik kereta api atau pesawat terbang. Untuk mengetahui nilai waktu SATU DETIK tanyakanlah kepada orang yang barusan saja mengalami musibah karena kelalaian dalam sedetik saja.

Yesterday is history, tomorrow is mistery, today is a gift! That's why it's called the present.

Oleh sebab itu saudaraku sebangsa setanah air, mari kita gunakan waktu yang ada pada kita, kita warnai dengan lukisan yang indah agar bisa di pandang dan dinikmati oleh orang-orang di sekitar kita.

0 komentar: